Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diperkirakan Tak Sampai 5%
Pada kesempatan tersepisah, Koordinator Analis Laboratorium Indonesia 45, Reyhan Noor mengatakan, pertumbuhan ekonomi domestik masih terganggu oleh upaya realokasi dari efisiensi ke program prioritas yang belum dapat terlaksana dengan maksimal.
Misalnya pelaksanaan Makan Bergizi Gratis tadinya diharapkan dapat memiliki efek berganda tetapi implementasinya belum optimal untuk meningkatkan konsumsi sedangkan komposisi belanja pemerintah pasti mengalami penurunan akibat efisiensi.
Selain itu, meskipun perekonomian ekonomi Indonesia tidak banyak bergantung terhadap perdagangan internasional, ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan tarif AS akan mempengaruhi realisasi komponen investasi sekitar 30% dan aspek konsumsi sebesar 54% dengan adanya kenaikan harga serta pekerjaan yang semakin sulit.
Oleh karena itu, pemerintah perlu mengurangi ketidakpastian tersebut dimulai dari kebijakan yang terarah, terkoordinasi, dan dikomunikasikan dengan jelas.
“Hal tersebut termasuk dalam konteks negosiasi tarif perdagangan dengan Amerika Serikat yang jangan sampai berdampak terhadap hubungan dagang dengan negara lainnya dan daya saing dunia usaha dalam negeri,” kata Reyhan.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






