Jumat, 15 Mei 2026

Airlangga Paparkan Upaya Menggenjot Ekonomi Domestik

Penulis : Arnoldus Kristianus
5 Mei 2025 | 20:40 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (5/5/2025). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (5/5/2025). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah akan memperkuat sejumlah program seperti bantuan sosial hingga Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sesuai sasaran 5,2%. Terlebih, realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I-2025 ini hanya 4,87%.

“Harapannya jumlah MBG akan bisa meningkat sehingga dampak multiplier-nya kelihatan (ke perekonomian nasional), “ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada awak media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin (5/5/2025).

Pemerintah masih melihat sejauh mana insentif yang akan diberikan untuk sektor-sektor yang bisa menyokong pertumbuhan ekonomi tahun 2025. Dia belum merinci sektor-sektor yang memungkinkan untuk diberikan stimulus.

ADVERTISEMENT

“Untuk kuartal II-2025 nanti kami lihat, tetapi kami melihat beberapa sektor juga masih tumbuh baik seperti makanan minuman dan sektor pertanian yang meningkat tinggi di atas 10%,” kata Airlangga.

Menurut dia, kondisi perekonomian Indonesia saat ini tidak terlepas dari perekonomian dunia. Saat perekonomian global tertekan, maka akan langsung berimbas ke perekonomian di Tanah Air. Pada saat yang sama, pemerintah melakukan efisiensi anggaran belanja sehingga imbasnya pertumbuhan ekonomi nasional juga ikut terpengaruh.

“Faktornya sudah pasti ekonomi dunia kan diprediksi mengecil, jadi tentunya itu sangat berpengaruh. dan juga tentu terkait dengan kegiatan di pemerintahan masih ditunda ke kuartal II untuk belanja pemerintah,” kata Airlangga.

Airlangga Paparkan Upaya Menggenjot Ekonomi Domestik
Distribusi dan pertumbuhan PDB menurut pengeluaran triwulan I-2025. (Sumber: BPS)

Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani dalam pandangannya menyimpulkan bahwa akan sulit mencapai pertumbuhan ekonomi 5% pada tahun 2025. Kondisi ceteris paribus dan tidak ada terobosan program berarti dari pemerintah misalnya— membuat ekonomi Indonesia hanya tumbuh 4,87%.

“Harus ada terobosan signifikan dari pemerintah agar pertumbuhan ekonomi agregat tahun 2025 lebih eskalatif dan mencapai angka psikologis minimal 5% pada akhir tahun,” ucap Ajib.

Faktor-Faktor Utama

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia