Tetapkan Harga TertinggiBookbuilding, Jumlah Saham Penawaran Umum GoTo Menjadi 3,34%
JAKARTA, investor.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah mendapat persetujuan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam keterangan resmi GoTo dinyatakan bahwa nilai penawaran umum perdana saham dan penjatahan lebih yang ditawarkan kepada investor adalah sebesar Rp 15,8 triliun (US$ 1,1 miliar/kurs US$ 1=Rp 14.350). Harga IPO telah ditetapkan di Rp 338 per saham sehingga mencerminkan kapitalisasi pasar diperkirakan mencapai Rp 400,3 triliun (US$ 28 miliar).
GoTo menawarkan sebanyak 46,7 miliar saham Seri A, yang merupakan gabungan antara saham baru yang diterbitkan dan saham tresuri (untuk opsi penjatahan lebih). Masa penawaran umum saham akan berlangsung mulai 1-7 April 2022 dan pencatatan di papan utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham GOTO dijadwalkan pada 11 April 2022.
Sementara itu, pada informasi tambahan prospektus ringkas GoTo yang diakses pada Kamis (31/3/2022) dijelaskan bahwa GoTo menawarkan sebanyak 40.615.056.000 saham seri A yang seluruhnya merupakan saham baru dan dikeluarkan dari portepel dengan nilai nominal Rp 1 per saham, yang mewakili sebesar 3,43% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum perdana saham. Jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana saham adalah sebesar Rp 13,727 triliun.
Selain itu, sehubungan dengan penawaran umum perdana saham, GoTo bersama penjamin emisi efek berencana untuk melakukan stabilisasi harga dengan menerapkan opsi penjatahan lebih atau Greenshoe. Pelaksanaan opsi penjatahan lebih hanya dapat dilakukan dalam hal jumlah pemesanan saham melebihi jumlah saham yang ditawarkan kepada masyarakat.
Opsi penjatahan lebih akan memberikan hak kepada penjamin emisi efek, yang merupakan penjamin pelaksana emisi efek, untuk melakukan penjatahan lebih sampai dengan 15% dari saham yang ditawarkan atau sebanyak-banyaknya sebesar 6.092.258.400 saham seri A dari saham treasuri GoTo pada harga penawaran.
Dana yang diperoleh dari penjualan saham tambahan tersebut selanjutnya akan digunakan untuk melakukan stabilisasi harga melalui pembelian saham di pasar sekunder oleh emiten melalui agen stabilisasi untuk mengupayakan agar harga saham tidak menjadi lebih rendah dari harga penawaran. Pihak yang menjadi Agen Stabilisasi adalah PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia.
Adapun jumlah saham yang ditawarkan dan target besaran nilai di atas tak menyentuh batas maksimal sebagaimana yang tertera pada prospektus penawaran awal alias bookbuilding, Di mana, diungkapkan bahwa GoTo menawarkan sebanyak-banyaknya 52 miliar saham seri A yang seluruhnya merupakan saham baru dan dikeluarkan dari portepel GoTo dengan nilai nominal Rp 1 per saham, yang mewakili sebanyak-banyaknya 4,35% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum perdana saham. Saat itu, harga yang akan ditawarkan kepada masyarakat sekitar Rp 316-346 setiap saham. Sehingga, jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana saham adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 17,99 triliun.
Lalu, opsi penjatahan lebih akan memberikan hak kepada penjamin emisi efek untuk melakukan penjatahan lebih sampai dengan 7,8 miliar saham seri A dari saham treasuri pada harga penawaran.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Tag Terpopuler
Terpopuler






