Kamis, 14 Mei 2026

Melesat Hampir 350%, Kontrak Baru Waskita Karya (WSKT) Tembus Rp 7,48 Triliun

Penulis : Thresa Sandra Desfika
6 Jun 2022 | 14:23 WIB
BAGIKAN
Kantor Pusat PT Waskita Karya Tbk. (Foto: Ist)
Kantor Pusat PT Waskita Karya Tbk. (Foto: Ist)

JAKARTA, investor.id – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) membukukan nilai kontrak baru (NKB) hingga April 2022 sebesar Rp 7,48 triliun.

SVP Corporate Secretary Waskita Karya Novianto Ari Nugroho menjelaskan, perolehan NKB tersebut bersumber dari proyek pemerintah sebesar 34,36%, BUMN/BUMD 1,84%,pengembangan bisnis anak usaha 7,26%, dan swasta 56,53%.

“Sementara berdasarkan segmentasi tipe proyek, NKB tersebut terdiri dari segmen konektivitas infrastruktur 76,59%, anak usaha 7,26%, gedung 5,90%, EPC 2,41%, dan sumber daya air (SDA) 7,83%,” ungkap Novianto dalam keterangan resmi dikutip Senin (6/6/2022).

ADVERTISEMENT

Dia menambahkan, dengan implementasi strategi 8 streams penyehatan keuangan Waskita dan dukungan pemerintah, perseroan optimistis target NKB tahun ini sebesar Rp 30 triliun dapat tercapai.

Adapun Waskita memenangkan tender proyek infrastruktur untuk pekerjakan proyek remedial dan penanganan sedimentasi bendungan di Pulau Sumbawa IV yang berlokasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) senilai Rp 272 miliar.

Pemenangan tender ini menambah capaian NKB yang diraih oleh perseroan di mana pada April 2022 telah mencapai Rp 7,48 triliun atau meningkat 347% dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 29 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 40 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia