Kamis, 14 Mei 2026

Waskita Karya Rombak Jajaran Manajemen

Penulis : Muawwan Daelami
16 Jun 2022 | 20:21 WIB
BAGIKAN
PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (16/6/2022). Foto : Muawwan Daelami
PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (16/6/2022). Foto : Muawwan Daelami

JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) merombak jajaran manajemen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (16/6/2022). Tiga komisaris dicopot, di mana dua di antaranya adalah Badrodin Haiti dan Fadjroel Rahman.

"Yang diganti dari jajaran komisaris Pak Badrodin Haiti, kemudian Pak Bambang Setyo Wahyudi, dan Pak Fadjroel yang sekarang menjabat sebagai Duta Besar (Dubes) di Kazakhstan," kata Corporate Secretary Waskita Karya Novianto Ari Nugroho di Grand Hyatt Jakarta, Kamis (16/6).

Sementara dari jajaran direksi, Novianto menyebut, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko WSKT Taufik Hendra Kusuma digantikan oleh Wiwi Suprihatno.

ADVERTISEMENT

Adapun eks Kapolri Badrodin Haiti yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama digantikan oleh Heru Winarko yang pada 2021 menempati posisi Komisaris Independen di PT PLN (Persero). Sementara Bambang digantikan oleh Muhammad Salim bekas Kejagung RI (1999-2001), dan Fadjroel digantikan I Gde Made Kartikajaya yang pernah menempati jabatan Deputi 4/Bidang Intelijen Ekonomi BIN.

Dengan demikian, melalui RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui 10 mata acara yang diusulkan, salah satunya perombakan jajaran dewan komisaris. "Tidak ada mata acara pembagian dividen karena kami tidak untung," terang Novianto.

Editor: Eva Fitriani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 29 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 40 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia