Waskita Karya Rombak Jajaran Manajemen
JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) merombak jajaran manajemen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (16/6/2022). Tiga komisaris dicopot, di mana dua di antaranya adalah Badrodin Haiti dan Fadjroel Rahman.
"Yang diganti dari jajaran komisaris Pak Badrodin Haiti, kemudian Pak Bambang Setyo Wahyudi, dan Pak Fadjroel yang sekarang menjabat sebagai Duta Besar (Dubes) di Kazakhstan," kata Corporate Secretary Waskita Karya Novianto Ari Nugroho di Grand Hyatt Jakarta, Kamis (16/6).
Sementara dari jajaran direksi, Novianto menyebut, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko WSKT Taufik Hendra Kusuma digantikan oleh Wiwi Suprihatno.
Adapun eks Kapolri Badrodin Haiti yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama digantikan oleh Heru Winarko yang pada 2021 menempati posisi Komisaris Independen di PT PLN (Persero). Sementara Bambang digantikan oleh Muhammad Salim bekas Kejagung RI (1999-2001), dan Fadjroel digantikan I Gde Made Kartikajaya yang pernah menempati jabatan Deputi 4/Bidang Intelijen Ekonomi BIN.
Dengan demikian, melalui RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui 10 mata acara yang diusulkan, salah satunya perombakan jajaran dewan komisaris. "Tidak ada mata acara pembagian dividen karena kami tidak untung," terang Novianto.
Editor: Eva Fitriani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler






