Jumat, 15 Mei 2026

BNI Sekuritas: IHSG di Zona Hijau, Cermati BMRI, ADRO, TLKM dan MDKA

Penulis : Indah Handayani
9 Sep 2022 | 07:46 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id – BNI Sekuritas memprediksi IHSG bakal bergerak di zona hijau pada perdagangan jelang akhir pekan ini. IHSG diperkirakan akan bergerak pada level resistance 7.254/7.286/7.312/7.355, sementara level support berada di 7.212/7.167/7.120/7.094, dengan perkiraan range 7.180 - 7.285. Investor dapat mencermati saham BMRI, ADRO, TLKM dan MDKA.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan,  secara teknikal peluang kenaikan indeks masih terbuka, dari candle inverted hamker dan closing di atas 5 day MA. Trend bullish, selama di atas 7.064. IHSG closing di atas 5 day MA (7.212). Indikator MACD bullish, stochastic di area netral, break pola rising wedge, candle Inverted hammer.

“Selama di atas support 7.064, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 (DONE)- 7.175 (DONE) - 7.218 (DONE)/7.258 (DONE)/7.311/7.355. Dominan power buy. Range breakout berada di 7.136 - 7.286,” ujar Andri dalam risetnya, Jumat (9/9/2022).

ADVERTISEMENT

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,61%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 0,66%, sementara indeks Nasdaq juga menguat sebesar 0,60%. Pergerakan ini seiring dengan ucapan ketua The Fed yang menyatakan bahwa lembaga tersebut akan melakukan berbagai cara untuk mengatasi inflasi.

Indeks bursa regional Asia Pasifik bergerak variatif, dengan sebagian besar menguat mengkuti pergerakan positif pada bursa AS malam sebelumnya. Nikkei mencatat kenaikan signifikan sebesar 2,31%. Sementara IHSG tercata menguat ditutup pada level 7.232,01 atau naik 0,63%.

Investor dapat mencermati saham BMRI dengan rekomendasi speculative buy dengan target 9.100/9.250 dan stop loss di bawah 8.675. Kemudian saham ADRO direkomendasikan speculative buy dengan target 4.060/4.100 dan stop loss di bawah 3.760.

Investor juga dapat memantau saham TLKM dengan strategi investasi buy di atas 4.560 dengan target 4.660/4.700 dan stop loss di bawah 4.500. Sedangkan saham MDKA direkomendasikan buy 3.920-3.940 dengan target 4.050/4.080 dan stop loss di bawah 3.800.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia