Kamis, 14 Mei 2026

Adi Sarana (ASSA) Bikin Perusahaan Baru, buat Garap Apa?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
27 Sep 2022 | 09:11 WIB
BAGIKAN
PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA). (Ist)
PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA). (Ist)

JAKARTA, investor.id - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) dengan anak usahanya, yakni PT Kargo Bersama Teknologi, membentuk entitas baru PT Kargo Bersama Logistik pada 22 September 2022.

Sekretaris Perusahaan ASSA Jerry Fandy Tunjungan menjelaskan, setoran modal yang dilakukan oleh ASSA ke Kargo Bersama Logistik sebesar Rp 1 juta, sedangkan setoran modal yang dikeluarkan Kargo Bersama Teknologi sebanyak Rp 9,999 miliar.

“PT Adi Sarana Armada Tbk bersama dengan PT Kargo Bersama Teknologi, yang merupakan entitas anak langsung dari perseroan, telah mendirikan PT Kargo Bersama Logistik,” terang Jerry dalam keterbukaan informasi, Senin (26/9/2022).

ADVERTISEMENT

Kargo Bersama Logistik sendiri merupakan entitas anak langsung dari ASSA, lanjut dia, dengan kepemilikan saham sebesar 99,99%.

Selain itu, Tjoeng Suyanto yang merupakan direktur ASSA menjabat juga komisaris di Kargo Bersama Teknologi. Juga, Erida yang merupakan presiden komisaris ASSA adalah komisaris utama di Kargo Bersama Teknologi.

Jerry menyatakan, perseroan akan melakukan setoran modal dari dana internal.

“Dengan pembentukan usaha baru ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif karena pengembangan usaha ini sejalan dengan usaha utama perseroan,” imbuhnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 33 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia