Kamis, 14 Mei 2026

Astra International Stock Spilt 1:10

Penulis : Antara
28 Feb 2012 | 11:56 WIB
BAGIKAN

JAKARTA - PT Astra International Tbk (ASII) berencana memecah nilai nominal sahamnya (stock split) dengan rasio 1:10 dan rencana ini akan diusulkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada April atau Mei mendatang.

Sekretaris Perusahaan ASII, Gita Tiffany Boer dalam keterbukaan informasi Selasa menyebutkan stock split akan dilakukan dengan rasio 1 banding 10.

Ia mengatakan tujuan stock spli agar saham perseroan dapat terjangkau investor ritel serta meningkatkan likuiditas saham ASII di bursa.

Selain itu perseroan juga berencana membagi dividen final senilai Rp1.380 per lembar saham dari hasil laba 2011. Astra International pada 2011 mencatat laba bersih Rp17,8 triliun atau naik 24% dibanding laba 2010 sebesar Rp14,4 triliun. (ant)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 22 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 51 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia