Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Pagi Ini Berhasil Balik Arah Menguat ke Posisi Rp 15.343 per Dolar AS

Penulis : Lona Olavia
13 Okt 2022 | 09:20 WIB
BAGIKAN
Petugas jasa penukaran mata uang asing menunjukan pecahan uang dolar Amerika Serikat, di tempat jasa penukaran uang di Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2022). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat pada perdagangan Kamis, 29 September 2022. Di pasar spot, rupiah bertengger di level Rp 15.262 per dolar AS, atau menguat 0,03 persen dari penutupan hari sebelumnya Rp 15.266. Sementara itu, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang diperdagangkan antar bank berada di level Rp 15.247 per dolar AS, melemah dari level hari sebelumnya di posisi Rp 15.243 per dolar AS.
Petugas jasa penukaran mata uang asing menunjukan pecahan uang dolar Amerika Serikat, di tempat jasa penukaran uang di Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2022). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat pada perdagangan Kamis, 29 September 2022. Di pasar spot, rupiah bertengger di level Rp 15.262 per dolar AS, atau menguat 0,03 persen dari penutupan hari sebelumnya Rp 15.266. Sementara itu, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang diperdagangkan antar bank berada di level Rp 15.247 per dolar AS, melemah dari level hari sebelumnya di posisi Rp 15.243 per dolar AS.

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (13/10/2022) pagi menguat 14 poin atau 0,09 persen ke posisi Rp15.343 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.357 per dolar AS.

Analis Pasar Uang Ariston Tjendra memproyeksi, nilai tukar rupiah mungkin masih berpeluang menguat hari ini terhadap dolar AS setelah notulen rapat Bank Sentral AS menunjukan bahwa para petinggi the Fed menginginkan pengambilan keputusan pengetatan moneter mempertimbangkan risiko pelambatan ekonomi AS.

"Ini memberikan kesan ke pasar bahwa Bank Sentral AS mungkin akan menahan diri melakukan pengetatan moneter yang agresif. Dan indikasi tersebut membantu pelemahan dolar AS untuk sementara," kata Ariston kepada Investor Daily, Kamis (13/10/2022).

ADVERTISEMENT

Pasar masih menunggu data inflasi konsumen AS nanti malam di mana hasil yang lebih tinggi dari proyeksi 8,1% bisa mendorong penguatan dolar AS lagi terhadap nilai tukar lainnya. Begitupun sebaliknya.

Di sisi lain, beberapa sentimen negatif terkait potensi resesi masih memberikan tekanan ke aset berisiko termasuk rupiah, seperti pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi global oleh IMF, perang Rusia-Ukraina yang masih berlanjut, inflasi global yang terus menaik, dan lain-lain. Kondisi tersebut memberi peluang pelemahan rupiah kembali.

“Potensi penguatan ke arah 15.300, sementara potensi pelemahan ke arah 15.380,” sebutnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 21 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia