Kamis, 14 Mei 2026

Update Target Harga Saham Bank, Siapa Bakal Kasih Cuan Besar?

Penulis : Muawwan Daelami
20 Nov 2022 | 18:49 WIB
BAGIKAN
Investor memantau pergerakan saham. (B Universe Photo/David Gita Roza)
Investor memantau pergerakan saham. (B Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Seiring tren kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), analis menyampaikan update mengenai prospek saham-saham bank, terutama bank besar.

Bank-bank tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus memperkirakan kinerja emiten bank besar masih tetap impresif hingga akhir 2022. Hal itu sekaligus mengonfirmasi bahwa ekonomi Indonesia tahan banting di tengah ketidakpastian ekonomi global.

ADVERTISEMENT

Berlanjutnya kinerja apik emiten bank kelas kakap tersebut akan ditopang oleh pemulihan ekonomi, yang memicu peningkatan kredit dan transaksi perbankan. “Ini juga bakal menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kinerja keuangan bank pada kuartal IV-2022," kata Nico kepada Investor Daily, Minggu (20/11/2022).

Dari sisi pengelolaan risiko, dia mengatakan bahwa BRI, BCA, Bank Mandiri, dan BNI masih tergolong baik. Dengan demikian, pertumbuhan kredit tetap terjaga, sehingga berkontribusi besar terhadap kenaikan laba.

Nico optimistis prospek tersebut dapat mengerek harga saham sebagian bank. Dia mematok target harga saham BBRI sebesar Rp 5.400. Dengan mengacu pada harga penutupan perdagangan Jumat (18/11/2022) sebesar Rp 4.610, maka potensi cuan dari BBRI masih bagus mencapai 17%.

Begitu juga dengan saham BBNI yang ditargetkan sebesar Rp 10.650. Jika melihat harga terakhir Rp 9.200, maka potensi cuan BBNI sebesar 15,7%.

Sementara itu, target harga BBCA dan BMRI masing-masing Rp 9.150 dan Rp 11.000. Jika mengacu pada harga terakhir, potensi cuan dua saham tersebut sudah menipis masing-masing 3,7% dan 8,1%.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 40 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 51 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia