SimInvest Luncurkan Fitur Baru, Investasi Reksa Dana
JAKARTA, Investor.id - SimInvest sebagai brand aplikasi investasi saham online dari Sinarmas Sekuritas meluncurkan fitur baru yaitu transaksi reksa dana. Kehadiran fitur baru ini diharapkan dapat membantu para investor ritel tanah air dalam melakukan diversifikasi investasi mereka.
“Sekarang investasi di SimInvest jadi makin simple dan lengkap. Para investor tidak lagi terbatas berinvestasi pada instrumen saham, namun juga dapat mendiversifikasi investasinya ke produk reksa dana sekaligus mengelola semua portfolionya dalam satu aplikasi” jelas Head of Strategic & Business Development Sinarmas Sekuritas, Eyfrel Likuajang dalam siaran pers, Selasa (2/2/2023).
Seluruh kegiatan investasi reksa dana di SimInvest dilakukan secara online mulai dari pendaftaran, penentuan profil risiko calon nasabah, pembelian, penjualan hingga memantau imbal hasil investasi mereka secara real time melalui aplikasi.
Saat ini Sinarmas Sekuritas sebagai perusahan perdagangan efek terdaftar dan diawasi oleh OJK telah bekerja sama dengan salah satu manajer investasi terbaik di Indonesia, Sinarmas Asset Management dalam menawarkan produk-produk reksa dana unggulannya seperti Danamas Stabil, Danamas Pasti, Syariah Simas Syariah Pendapatan Tetap, Danamas Rupiah Plus, Simas Saham Bertumbuh, dan produk reksa dana lainnya. Dengan adanya produk-produk reksa dana tersebut, pengguna SimInvest dapat berinvestasi mulai dari Rp 100.000.
Selain itu, ada beberapa keuntungan yang didapat oleh para pengguna apabila berinvestasi di SimInvest, di antaranya: setiap investasi di SimInvest akan mendapatkan StarPoin, yaitu program loyalti yang bisa ditukar oleh pengguna dengan voucher belanja di merchant yang bekerjasama dengan StarPoin, serta beragam program dan promosi lainnya di SimInvest.
SimInvest sendiri merupakan salah satu brand aplikasi investasi saham dan reksa dana online yang dirilis oleh Sinarmas Sekuritas, dan mendapat predikat Sekuritas Terbaik 2022 versi Majalah Investor.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler

