Jumat, 15 Mei 2026

Mantap! Debut Saham SAGE, CUAN, dan TRON Melesat hingga ARA

Penulis : Parluhutan Situmorang
8 Mar 2023 | 15:50 WIB
BAGIKAN
Seremoni pencatatan perdana saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) pada Rabu (8/3/2023). (Ist)
Seremoni pencatatan perdana saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) pada Rabu (8/3/2023). (Ist)

JAKARTA, investor.id - Pencatatan perdana (listing) saham tiga emiten baru, PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) berhasil menguat hingga auto reject atas (ARA). Bahkan saham CUAN dan SAGE bertahan ARA sejak menit awal transaksi sampai penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/3/2023).

Berdasarkan data BEI, saham SAGE melesat Rp 35 (35%) menjadi Rp 135 dan SAGE-W naik ke level Rp 40. Begitu juga dengan saham CUAN naik Rp 54 (24,55%) menjadi Rp 274. Sedangkan saham TRON naik Rp 50 (27,78%) menjadi Rp 230 dan TRON-W menguat ke Rp 21.

Saptausaha (SAGE) atau Sapta Group mencatatkan sebanyak 12,8 miliar saham dengan jumlah saham yang dilepas kepada investor publik sebanyak 1,61 miliar saham (20,04%), ditambah waran melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Harga IPO saham dipatok Rp 100 per saham, sehingga total dana yang diraup Rp 161 miliar.

ADVERTISEMENT

Sedangkan Petrindo (CUAN) mencatatkan sebanyak 11.241.890.000 saham, yang terdiri atas 9.551.890.000 saham milik pendiri dan 1.690.000.000 saham penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Saham CUAN dicatatkan dengan harga penawaran Rp 220 per unit.

Dengan demikian, market cap CUAN berdasarkan harga IPO mencapai Rp 2,47 triliun. Total dana yang diraup sebanyak Rp 371,8 miliar atau setara dengan 15,03% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Terakhir, Teknologi Karya Digital Nusa (TRON) melepas sebanyak 750 juta saham biasa atau 25,42% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan harga perdana Rp 180 per saham, sehingga perseroan berhasil mengantongi dana IPO sebesar Rp 135 miliar.

Lonjakan harga ketiga saham tersebut membalikkan histori perdagangan saham perdana di BEI sejak awal tahun ini dengan kecenderungan melempem, bahkan harga beberapa saham pendatang baru turun hingga berada di bawah harga IPO.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia