Kamis, 14 Mei 2026

Tiga Emiten Pakan Ternak Ekspansi Rp 5,5 Triliun

Penulis : Oleh Harso Kurniawan
22 Apr 2014 | 12:32 WIB
BAGIKAN

JAKARTA – Tiga emiten pakan ternak, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), berencana ekspansi besar-besaran. Total dana yang digelontorkan ketiga perusahaan itu sekitar Rp 5,5 triliun, dengan rincian Rp 2 triliun dikucurkan Charoen, Japfa Rp 3 triliun, dan Malindo Rp 500 miliar.

Dana investasi yang masuk dalam belanja modal (capital expenditure/capex) tersebut digunakan untuk memacu kapasitas produksi terpasang pakan ternak, ayam usia sehari (day old chicks/DOC), dan makanan olahan berbasis daging ayam. Tambahan kapasitas diharapkan mampu merespons pertumbuhan konsumsi daging ayam di Tanah Air.

Maybank Kim Eng Securities memperkirakan pertumbuhan per tahun (CAGR) konsumsi daging ayam domestik mencapai 12,5% selama 2013-2017, lebih tinggi dibanding 2007-2012 sebesar 7,4%. Pertumbuhan konsumsi bakal disokong kenaikan upah minimum provinsi, pertumbuhan pendapatan per kapita, dan peningkatan kebutuhan protein.

Konsumsi per kapita daging ayam di Indonesia masih rendah. Itu membuat ruang pertumbuhan konsumsi masih cukup besar. Tahun ini, omzet industri perunggasan (pakan ternak, DOC, makanan olahan berbasis ayam) ditaksir tumbuh 10% menjadi Rp 165 triliun, dari tahun lalu Rp 150 triliun. “Tren ini diperkirakan berlanjut hingga 2017,” demikian Kim Eng Securities dalam risetnya.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di https://subscribe.investor.id

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 29 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia