Jumat, 15 Mei 2026

Pilarmas: IHSG Menguat, Pantau Lima Saham Potensi Cuan

Penulis : Indah Handayani
12 Sep 2022 | 07:31 WIB
BAGIKAN
Aktivitas pialang di sebuah galeri sekuritas di Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)
Aktivitas pialang di sebuah galeri sekuritas di Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, berdasarkan analisa teknikal, IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Senin (12/9/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 7.172 – 7.300. Pantau lima saham potensi cuan hari ini, salah satunya BBRI.

Pada perdagangan Jumat (9/9/2022), IHSG ditutup menguat sebesar 10 poin (0,15%) ke level 7.242. Sektor Kesehatan, properti & real estate, konsumen primer bergerak psoitif dan mendominasi kenaikan IHSG kemarin.  

Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, pekan ini akan menjadi pekan yang dinanti oleh pelaku pasar dan investor. Bayangkan saja, bagaimana tidak. Ditengah kenaikkan tingkat suku bunga yang begitu luar biasa, data inflasi akan menjadi saksi. Amerika di proyeksikan kembali mengalami penurunan, sedangkan Eropa di proyeksi masih mengalami kenaikkan ditengah adanya potensi kenaikkan harga pangan dan energi.

ADVERTISEMENT

Inflasi di Amerika kemungkinan akan melambat kali kedua di Agustus, karena penurunan ini didominasi oleh penurunan harga gas. The Fed sendiri mulai melihat potensi setiap kenaikkan tingkat suku bunga akan berdasarkan data, dan ini menjadi kunci penting sehingga tidak ada seorang pun yang dapat memprediksi kearah mana tingkat suku bunga The Fed akan berada.

Pilarmas Investindo Sekuritas melihat dari sisi Eropa, apabila inflasi lagi-lagi mengalami kenaikkan, dan menyakini bahwa Lagarde akan kembali beraksi. Bank Sentral Eropa akan menaikkan tingkat suku bunga hingga 2% untuk 2 tahun mendatang. Dan tidak menutup kemungkinan akan jauh lebih besar dari yang ada saat ini apabila inflasi hingga 2025 mendatang masih berada di atas 2%.

“Yuk kita amati bersama, sejauh mana para Bank Sentral akan kembali beraksi, sejauh ini sudah ada 40 Bank Sentral sudah menaikkan tingkat suku bunganya hingga 75 bps. Namun apapun itu, yuk kita belajar percaya sama The Fed dan Bank Sentral Eropa bahwa mereka akan memegang keyakinannya untuk menjaga inflasi,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Senin (12/9/2022).

Perang yang terberkesudahan dan paket sanksi yang terus dijatuhkan terhadap Rusia justru membawa dampak signifikan ke global terutama terhadap harga energi. Pemicunya mulai dari pemberhentian pasokan gas ke Eropa, pemotongan produksi minyak OPEC+ hingga isu perubahan iklim yang terjadi. Hal yang kami lihat sebagai tantangan baru yaitu de-dolarisasi dan berakhirnya sistem petrodollar. Pasalnya, hal tersebut menyudut kesepakatan penjualan minyak dengan harga diskon di tengah tren penguatan harga minyak dengan menggunakan kesepekatan penggunaan mata uang lokal, di mana juga memicu de-dolarisasi.

Sementara, likuiditas dollar di dalam negeri mengalami pengetatan seiring dengan capital outflow imbas agresifnya sejumlah negara maju yang menaikan suku bunga dan kenaikan rasio kredit terhadap deposito (LDR) bank yang merangkak naik. Sesuai laporan OJK pada Mei 2022, LDR bank umum mencapai 87,79%atau naik dari realisasi akhir 2021 yang mencapai 78,39%.

Lalu, LDR bank BUMN lebih tinggi yakni 95,09% atau di atas batas 92%. Meski demikian, BI memastikan bahwa likuiditas dolar masih aman, meskipun ada memang ada intervensi terkait nilai tukar rupiah yang menggerus cadangan devisa. Namun, stabilitas nilai tukar Rupiah masih akan terus diprioritaskan dengan tetap memperhatikan mekanisme pasar. Kebijakan moneter yang memang berarah pada stabilitas terus diupayakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar agar sesuai dengan mekanisme pasar dan nilai fundamentalnya.

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan memantau lima saham potensi cuan. Kelimanya adalah BBRI, BRPT, AVIA, SSIA, BBTN.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 21 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia