Kamis, 14 Mei 2026

Grup Salim Lakukan Transaksi via Indomobil Multi Jasa (IMJS) & Indomaret

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Mei 2023 | 13:03 WIB
BAGIKAN
Bos Grup Salim, Anthoni Salim. (Foto: Beritasatu Photo/Uthan A Rachim)
Bos Grup Salim, Anthoni Salim. (Foto: Beritasatu Photo/Uthan A Rachim)

JAKARTA, investor.id - Perusahaan Grup Salim, PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) melakukan pengalihan hak atas saham PT NFSI Financial Services (NFSI) yang dimilikinya.

Wakil Direktur Utama Indomobil Multi Jasa Gunawan menjelaskan, sebelum transaksi, kepemilikan IMJS atas NFSI sebanyak 675.000 saham atau 90% dan PT Tritunggal Inti Permata 75.000 saham atau 10%.

Setelah transaksi pengalihan, maka kepemilikan atas NFSI menjadi 90% PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan 10% PT Gentala Bumi Loka. Intinya, saham-saham NFSI yang dimiliki IMJS dan Tritunggal Inti Permata dialihkan kepada Indomaret dan Gentala Bumi Loka. Dan, sebagaimana diketahui, Indomaret sendiri termasuk juga perusahaan Grup Salim.

ADVERTISEMENT

“Dampak transaksi, tidak berdampak secara signifikan kepada perseroan,” jelas Gunawan dalam keterbukaan informasi, Jumat (26/5/2023).

Sementara itu, nilai transaksi sebanyak 90% saham yang dialihkan IMJS Rp 559,69 miliar. Sedangkan, 10% saham NFSI yang dialihkan Tritunggal Inti Permata senilai Rp 62,18 miliar.

Sebagai informasi, per 31 Desember 2022, pemegang saham IMJS terdiri dari PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) 91,97%, PT Indomobil Manajemen Corpora (IMC) 0,01%, dan masyarakat 8,03%. Adapun Tritunggal Intipermata adalah pemegang 18,17% saham IMAS.

Di sisi lain, Indomarco Prismatama atau Indomaret 40% sahamnya dipegang oleh PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) atau Indoritel. Pemegang saham Indoritel terdiri dari Hannawell Group Limited 39,35%, Anthoni Salim 25,30%, PT Megah Eraraharja 20,13%, dan masyarakat 15,22%.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 43 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 54 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia