Grup Salim Lakukan Transaksi via Indomobil Multi Jasa (IMJS) & Indomaret
JAKARTA, investor.id - Perusahaan Grup Salim, PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) melakukan pengalihan hak atas saham PT NFSI Financial Services (NFSI) yang dimilikinya.
Wakil Direktur Utama Indomobil Multi Jasa Gunawan menjelaskan, sebelum transaksi, kepemilikan IMJS atas NFSI sebanyak 675.000 saham atau 90% dan PT Tritunggal Inti Permata 75.000 saham atau 10%.
Setelah transaksi pengalihan, maka kepemilikan atas NFSI menjadi 90% PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan 10% PT Gentala Bumi Loka. Intinya, saham-saham NFSI yang dimiliki IMJS dan Tritunggal Inti Permata dialihkan kepada Indomaret dan Gentala Bumi Loka. Dan, sebagaimana diketahui, Indomaret sendiri termasuk juga perusahaan Grup Salim.
“Dampak transaksi, tidak berdampak secara signifikan kepada perseroan,” jelas Gunawan dalam keterbukaan informasi, Jumat (26/5/2023).
Sementara itu, nilai transaksi sebanyak 90% saham yang dialihkan IMJS Rp 559,69 miliar. Sedangkan, 10% saham NFSI yang dialihkan Tritunggal Inti Permata senilai Rp 62,18 miliar.
Sebagai informasi, per 31 Desember 2022, pemegang saham IMJS terdiri dari PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) 91,97%, PT Indomobil Manajemen Corpora (IMC) 0,01%, dan masyarakat 8,03%. Adapun Tritunggal Intipermata adalah pemegang 18,17% saham IMAS.
Di sisi lain, Indomarco Prismatama atau Indomaret 40% sahamnya dipegang oleh PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) atau Indoritel. Pemegang saham Indoritel terdiri dari Hannawell Group Limited 39,35%, Anthoni Salim 25,30%, PT Megah Eraraharja 20,13%, dan masyarakat 15,22%.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler






