Satu-satunya, BlackRock Pertahankan Saham GOTO dalam ETF
Tujuan BlackRock meluncurkan produk tersebut adalah untuk melacak imbal hasil investasi dari perusahaan-perusahaan berbasis di AS maupun non-AS yang fokus dalam mengembangkan, berinovasi, hingga memanfaatkan teknologi blockchain hingga crypto.
Selain masuk menjadi konstituen IBLC, setidaknya hingga 26 Mei 2023, ada 16 produk ETF lain dengan kode iShares BlackRock yang memasukkan saham GOTO. Masuknya GOTO ke dalam produk ETF BlackRock dinilai merupakan hal yang wajar terjadi mengingat adanya inklusi indeks MSCI.
“Adanya permintaan terhadap saham GOTO saat MSCI rebalancing yang signifikan ini merupakan kondisi wajar. Kalau dilihat ada lebih dari 6.000 klien yang menggunakan lebih dari 250.000 MSCI Index dengan total AUM (asset under management) sampai US$ 13 triliun, jadi inflow yang sangat deras ke GOTO dengan masuknya perusahaan ke dalam MSCI Index sudah dapat diprediksi” kata Fakhrul Arifin, analis BCA Sekuritas.
Net Buy
Terkait inflow dana asing, sejak 9 Mei 2023, saham GOTO tidak pernah absen diborong oleh investor asing. Nilai net buy terbesar investor asing di saham GOTO terjadi pada 31 Mei 2023 mencapai Rp 2,86 triliun atau tepat sehari sebelum saham GOTO resmi menjadi penghuni indeks MSCI global.
Menariknya, pada perdagangan awal pekan kemarin saat saham GOTO terkoreksi, investor asing juga tercatat masih net buy sebesar Rp 135,8 miliar di pasar reguler. Sehingga total net buy asing di saham GOTO secara kumulatif sejak awal tahun mencapai Rp 3,7 triliun.
Sementara itu, saham GOTO melemah Rp 4 (3,20%) menjadi Rp 121 pada penutupan perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/6/2023).
Konstituen ETF IBLC
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler






