Kamis, 14 Mei 2026

Satu-satunya, BlackRock Pertahankan Saham GOTO dalam ETF

Penulis : Parluhutan Situmorang
6 Jun 2023 | 13:16 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi GOTO. (Foto: GOTO)
Ilustrasi GOTO. (Foto: GOTO)

Tujuan BlackRock meluncurkan produk tersebut adalah untuk melacak imbal hasil investasi dari perusahaan-perusahaan berbasis di AS maupun non-AS yang fokus dalam mengembangkan, berinovasi, hingga memanfaatkan teknologi blockchain hingga crypto.

Selain masuk menjadi konstituen IBLC, setidaknya hingga 26 Mei 2023, ada 16 produk ETF lain dengan kode iShares BlackRock yang memasukkan saham GOTO. Masuknya GOTO ke dalam produk ETF BlackRock dinilai merupakan hal yang wajar terjadi mengingat adanya inklusi indeks MSCI.

“Adanya permintaan terhadap saham GOTO saat MSCI rebalancing yang signifikan ini merupakan kondisi wajar. Kalau dilihat ada lebih dari 6.000 klien yang menggunakan lebih dari 250.000 MSCI Index dengan total AUM (asset under management) sampai US$ 13 triliun, jadi inflow yang sangat deras ke GOTO dengan masuknya perusahaan ke dalam MSCI Index sudah dapat diprediksi” kata Fakhrul Arifin, analis BCA Sekuritas.

ADVERTISEMENT

Net Buy

Terkait inflow dana asing, sejak 9 Mei 2023, saham GOTO tidak pernah absen diborong oleh investor asing. Nilai net buy terbesar investor asing di saham GOTO terjadi pada 31 Mei 2023 mencapai Rp 2,86 triliun atau tepat sehari sebelum saham GOTO resmi menjadi penghuni indeks MSCI global.

Menariknya, pada perdagangan awal pekan kemarin saat saham GOTO terkoreksi, investor asing juga tercatat masih net buy sebesar Rp 135,8 miliar di pasar reguler. Sehingga total net buy asing di saham GOTO secara kumulatif sejak awal tahun mencapai Rp 3,7 triliun.

Sementara itu, saham GOTO melemah Rp 4 (3,20%) menjadi Rp 121 pada penutupan perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/6/2023).

Konstituen ETF IBLC 

Satu-satunya, BlackRock Pertahankan Saham GOTO dalam ETF

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 43 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 54 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia