Kamis, 14 Mei 2026

BCA (BBCA) Cetak Pertumbuhan Tertinggi, Empat Bank Besar Raih Laba Rp 66 T

Penulis : Harso Kurniawan
6 Jul 2023 | 07:20 WIB
BAGIKAN
BCA
BCA

JAKARTA, investor.id – Sebanyak empat bank besar dari sisi market cap, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI/BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNU/BBNI), membukukan laba bersih Rp 66,4 triliun per Mei 2023, naik 17,7% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Pada periode itu, BCA mencetak pertumbuhan laba bersih tertinggi sebesar 34,7% menjadi Rp 19,4 triliun, diikuti Bank Mandiri sebesar 18,8% menjadi Rp 18,4 triliun, BNI 15,1% menjadi Rp 8,4 triliun, dan BRI 5,1% menjadi Rp 20,1 triliun.

Berdasarkan laporan riset Samuel Sekuritas Indonesia (SSI), per Mei 2023, BCA mencetak pertumbuhan pendapatan bunga bersih tertinggi (net interest income/NII) sebesar 25% menjadi Rp 29 triliun, diikuti Bank Mandiri 12,4% menjadi Rp 28,9 triliun, dan BNI 4,4% menjadi Rp 17 triliun. Adapun NII BRI turun 2,1% menjadi Rp 43,5 triliun.

ADVERTISEMENT

BCA juga mencetak pertumbuhan kredit (gross) tertinggi, sebesar 11,1% menjadi Rp 713 triliun, lalu Bank Mandiri 10,4% menjadi Rp 964 triliun, BRI 10,1% menjadi Rp 1.087 trili, dan BNI 5,9% menjadi Rp 629 triliun.

Dana pihak ketiga (DPK) BCA mencapai Rp 1.041 triliun, BRI Rp 1.202 triliun, Bank Mandiri Rp 1.148 triliun, dan BNI Rp 735 triliun. LDR BCA mencapai 68,5%, BRI 90,4%, Bank Mandiri 84%, dan BNI 85,6%.

SSI mempertahankan rekomendasi overweight saham sektor perbankan yang diriset. Broker ini pecaya, mereka dapat mengatasi potensi risiko pembengkakan rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) dan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) dapat membaik sepanjang 2023.

Sejalan dengan itu, tulis SSI, emiten bank masih bisa mencetak pertumbuhan laba bersih tahun ini sebesar 12,4%. Broker ini memilih saham bank besar, karena masih memimpin pertumbuhan sektor ini. Mereka juga bisa menikmati biaya dana yang lebih rendah, kendati likuiditas mengetat.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 40 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 51 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia