Jumat, 15 Mei 2026

2 Emiten Portofolio Salim Ini Lagi Top, Satunya di Sektor Properti, Lainnya di Pertambangan

Penulis : Thresa Sandra Desfika
18 Aug 2023 | 10:07 WIB
BAGIKAN
Aktivitas penambangan di area operasional Amman Mineral. (Foto: Amman Mineral Internasional)
Aktivitas penambangan di area operasional Amman Mineral. (Foto: Amman Mineral Internasional)

Di sisi lain, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 merupakan emiten properti di bawah naungan Agung Sedayu dan Salim Group.

Pada perdagangan sesi I tanggal 18 Agustus, saham PANI dibuka di Rp 2.190. Adapun sekitar pukul 09.52 WIB, saham ini berada di Rp 2.260 atau naik 3,20%. Dalam satu bulan terakhir, saham ini melesat 33,33%.

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 akan mengakuisisi 7 perusahaan dengan nilai mencapai Rp 9,4 triliun.

Ketujuh perusahaan terdiri dari PT Bumindo Mekar Wibawa (BMW), PT Cahaya Inti Sentosa (CISN), PT Jaya Indah Sentosa (JIS), PT Kemilau Karya Utama (KKU), PT Karunia Utama Selaras (KUS), PT Sumber Cipta Utama (SCU), dan PT Sharindo Matratama (SHM).

ADVERTISEMENT

Manajemen PIK2 mengungkapkan, dana untuk pelaksanaan rencana akuisisi tersebut akan berasal dari penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) II atau rights issue. Di mana perseroan berencana melakukan PMHMETD II kepada para pemegang saham dengan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 8 miliar saham yang nilai nominalnya sebesar Rp 100 per saham.

Kedua aksi, yakni rights issue dan akuisisi rencananya akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 15 September 2023.

Untuk memperluas skala proyek perseroan di PIK 2, PANI berencana untuk mengakuisisi perusahaan target dengan melakukan penyertaan atas saham baru yang akan dikeluarkan oleh perusahaan target.

“Seluruh perusahaan target merupakan perusahaan yang bergerak di bidang real estat dan memiliki sejumlah lahan di PIK 2,” sebut manajemen PANI.

Manajemen PANI menyatakan, PIK 2 merupakan kota mandiri baru berkonsep smart city yang dikembangkan oleh Agung Sedayu dan Salim Group, dengan lokasi yang terbentang pada lahan seluas lebih dari 6.000 hektar di bagian barat hingga bagian utara Jakarta.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia