Saham Kembali Disuspen, Emiten Prajogo Pangestu (CUAN) Beberkan Fakta
Dirikan Anak Usaha
Terkait rencana jangka panjang, manajemen CUAN menyebutkan bahwa Petrindo akan memperkuat bisnis usaha di bidang penambangan mineral, jasa usaha pertambangan, dan bisnis hutan tanaman industri.
Guna mewujudkan langkah tersebut, perseroan telah mendirikan tiga anak usaha PT Prima Mineral Investindo, PT Green Natural Investama, dan PT Kreasi Jasa Persada. Kepemilikan saham pada masing-masing entitas anak tersebut sebanyak 4.999 saham atau sebesar 99,98% dengan nilai nominal sebesar Rp 4.99 miliar.
“Prima Mineral Investindo sebagai holding anak usaha perseroan untuk perusahaan yang bergerak di bidang penambangan mineral, perseroan melihat bahwa banyak mineral lain yang merupakan peluang usaha baru yang dapat dijadikan sebagai diversifikasi dari usaha penambangan batu bara yang telah dimiliki oleh anak usaha perseroan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.
Sedangkan Kreasi Jasa yang bergerak di bidang jasa usaha pertambangan nantinya akan diintegrasi jasa pertambangan di wilayah sekitar IUP milik perseroan.Perseroan melalui Green Natural Investama yang bergerak di bidang hutan tanaman industri nantinya dimanfaatkan untuk mengimbangi emisi karbon yang dihasilkan oleh anak usaha perseroan lainnya sebagai kompensasi atas batu bara yang telah ditambang.
Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham CUAN, emiten yang dikendalikan oleh Prajogo Pangestu. Suspendi dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 18 Agustus 2023 sampai dengan pengumuman BEI lebih lanjut.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN),” jelas pengumuman BEI tertanggal 16 Agustus.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





