Meski Laba Turun, Target Saham Adaro (ADRO) masih Menggiurkan
Selain batu bara, Mandiri Sekuritas memberikan pandangan positif terhadap Adaro terkait Kalimantan Aluminum Industry (KAI) yang telah mengamankan pendanaan untuk pembangunan smelter aluminium dengan kapasitas 500 ribu ton per tahun.
“Kami meyakini bahwa saham ADRO memang akan terimbas sentimen negatif penurunan harga batu bara global, meski demikian valuasi saham perusahaan ini masih menarik dalam jangka panjang. Hal ini didukung rencana ekspansi smelter aluminium dan kawasan industri hijau," urai Mandiri Sekuritas.
Saham ADRO juga menarik didukung upaya manajemen untuk menyeimbangkan model bisnis dengan mengurangi kontribusi segmen batu bara dan mulai gencar mengembangkan bisnis hijau. Karena itu, saham ADRO direkomendasikan netral dengan target harga Rp 3.400.
Sebalumnya, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Adaro Energy Indonesia, Garibaldi Thohir atau Boy Thohir mengatakan, operasional Adaro mencatatkan pertumbuhan sepanjang semester I-2023, meski fluktuasi harga dan kenaikan biaya tengah melanda. “Walaupun ada tantangan-tantangan ini, kami berhasil mencatat margin yang sehat dengan menghasilkan laba inti US$ 1,02 miliar,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






