Kamis, 14 Mei 2026

META Salim, ADHI, ACST Astra Bentuk Perusahaan Patungan, Garap Tol Elevated Rp 21 T

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Sep 2023 | 07:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi jalan tol. (Foto: PT Nusantara Infrastructure Tbk/META)
Ilustrasi jalan tol. (Foto: PT Nusantara Infrastructure Tbk/META)

JAKARTA, investor.id - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) – entitas Grup Salim – melalui anak usahanya, PT Marga Metro Nusantara (MMN) mendirikan perusahaan patungan bersama PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) bagian Grup Astra.

Perusahaan patungan tersebut bernama PT Jakarta Metro Ekspressway (JKTMetro) yang akan menggarap Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cikunir-Ulujami Elevated sepanjang 21,5 km, dengan nilai investasi Rp 21,26 triliun.

MMN menguasai sebanyak 85% saham Jakarta Metro Ekspressway, ADHI 10%, dan Acset (ACST) menggenggam 5% sahamnya.

ADVERTISEMENT

“JKTMetro bergerak dalam bidang pengusahaan jalan tol, yang meliputi pendanaan, perencanaan teknik, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian, dan pemeliharaan jalan tol,” jelas Sekretaris Perusahaan Nusantara Infrastructure, Dahlia Evawani dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (14/9/2023).

Dia menambahkan, keikutsertaan MMN dalam pendirian JKTMetro adalah sebagai bagian dari strategi perseroan untuk mendukung pembangunan dan percepatan infrastruktur di Indonesia.

Tol Cikunir-Ulujami

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 37 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 48 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia