Kamis, 14 Mei 2026

META Salim, ADHI, ACST Astra Bentuk Perusahaan Patungan, Garap Tol Elevated Rp 21 T

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Sep 2023 | 07:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi jalan tol. (Foto: PT Nusantara Infrastructure Tbk/META)
Ilustrasi jalan tol. (Foto: PT Nusantara Infrastructure Tbk/META)

Terpisah, Sekretaris Perusahaan Adhi Karya (ADHI), Farid Budiyanto menjelaskan, maksud dan tujuan dibentuknya PT Jakarta Metro Ekspressway adalah melaksanakan pengusahaan Jalan Tol JORR Cikunir-Ulujami Elevated.

META Salim, ADHI, ACST Astra Bentuk Perusahaan Patungan, Garap Tol Elevated Rp 21 T
Tol Cikunir-Ulujami. (PUPR)

Pengusahaan tersebut meliputi pendanaan, perencanaan teknik, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian, dan pemeliharaan jalan tol.

“Penyertaan saham perseroan pada PT Jakarta Metro Ekspressway akan dicatat dalam buku perseroan sebagai penyertaan dalam perusahaan asosiasi,” imbuh Farid.

ADVERTISEMENT

Sekretaris Perusahaan Acset (ACST), Kadek Ratih Paramita Absari mengungkapkan, tujuan dari keikutsertaan perseroan dalam pendirian Jakarta Metro Expressway adalah sebagai bagian dari strategi perseroan untuk meningkatkan pengalaman perseroan dalam bidang pengelolaan infrastruktur.

Sebelumnya, konsorsium Marga Metro Nusantara, Adhi, dan Acset telah ditetapkan sebagai pemenang lelang pengusahaan Tol Jakarta JORR Elevated Cikunir-Ulujami dengan nilai investasi Rp 21,26 triliun. Masa konsesinya 45 tahun sejak surat perintah mulai kerja (SPMK).

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 39 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 50 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia