Kamis, 14 Mei 2026

Menambang Cuan di Saham Medco (MEDC), Bisa 60% Lebih

Penulis : Jauhari Mahardhika
21 Nov 2023 | 20:35 WIB
BAGIKAN
Salah satu fasilitas milik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). (Foto: Medco)
Salah satu fasilitas milik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). (Foto: Medco)

JAKARTA, investor.id – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) diyakini mampu meningkatkan pendapatan dan cadangannya pada 2024 dan seterusnya, seiring prospek aset di Timur Tengah dan potensi rilis cadangan 2P Tanzania.

Medco diperkirakan bakal merampungkan akuisisi blok migas di Timur Tengah pada akhir 2023. Perseroan telah menandatangani perjanjian akuisisi 20% saham non-operasional di aset migas Timur Tengah pada Agustus 2023. Manajemen pun optimistis kesepakatan tersebut akan selesai pada akhir tahun ini.

Earnings Medco pada 2024 bakal bertambah seiring akuisisi tersebut,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Hasan Barakwan dalam risetnya.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, berdasarkan laporan Fitch, blok baru itu berpotensi menambah tingkat produksi sebanyak 13 mbopd dan cadangan 2P sebesar 56 mmboe, dengan memperhitungkan kepemilikan efektif Medco di aset tersebut.

“Secara konservatif, kami memperkirakan akuisisi tersebut bernilai US$ 560 juta, yang berdasarkan valuasi/cadangan sebesar US$ 10/boe dibandingkan akuisisi Ophir dan Corridor sekitar US$8/boe. Kami mengasumsikan akuisisi akan didanai sepenuhnya oleh pinjaman bank dengan biaya dana (cost of fund/CoF) sebesar 7%,” sebut Hasan.

Potensi Cuan Besar Saham MEDC 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 26 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 56 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia