Kamis, 14 Mei 2026

Harga Minyak Ambles 1% di Tengah Kekhawatiran Tertundanya Pertemuan OPEC+

Penulis : Indah Handayani
24 Nov 2023 | 04:30 WIB
BAGIKAN
Markas OPEC. ( Foto: AFP )
Markas OPEC. ( Foto: AFP )

Namun, Croft menyebut, mungkin akan lebih sulit untuk menjembatani kesenjangan dengan Angola, yang merupakan anggota kelompok produsen yang lebih moodier  sejak bergabung pada 2007.

Analis Price Futures Group di Chicago Phil Flynn mengatakan, pergerakan ke bawah tampak berlebihan dan pasar kemungkinan akan menguat minggu depan setelah para pedagang kembali dari liburan Thanksgiving.

Pertanyaan mengenai pasokan OPEC+ muncul ketika data menunjukkan bahwa stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) melonjak 8,7 juta barel pada minggu lalu, jauh lebih besar dari perkiraan analis sebanyak 1,16 juta barel.

ADVERTISEMENT

Sedangkan dari sisi permintaan, terdapat berita yang lebih suram. Meskipun survei menunjukkan penurunan aktivitas bisnis zona Euro mereda pada November, data menunjukkan ekonomi blok tersebut akan kembali berkontraksi pada kuartal ini karena konsumen terus membatasi pengeluaran.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 32 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 42 menit yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 43 menit yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 54 menit yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum

Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia