Antam (ANTM) Ungkap Transaksi Terbaru, terkait Megaproyek
JAKARTA, investor.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)/Antam mengumumkan transaksi pengalihan 1.350 saham (0,002%) pada PT Sumberdaya Arindo (SDA) dari PT Antam Resourcindo (ARI) kepada perseroan. Transaksi tersebut merupakan salah satu transaksi dari rangkaian transaksi dalam rangka pelaksanaan proyek electric vehicle (EV) battery.
Manajemen Antam menjelaskan, proyek EV battery merupakan kerja sama antara perseroan, PT Industri Baterai Indonesia (IBC), dan Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co Ltd (CBL) terkait proyek pengembangan ekosistem electric vehicle (EV) battery secara end-to-end di Indonesia, dengan mengintegrasikan industri pertambangan, smelter, prekursor, cathode, dan sel baterai, serta daur ulang baterai, yang terdiri dari beberapa sub-proyek yang akan dilakukan oleh JVCOs yang dibentuk melalui pelaksanaan rangkaian transaksi. JVCOs adalah perusahaan-perusahaan patungan yang dibentuk dan didirikan sehubungan dengan proyek EV battery.
Adapun rangkaian transaksi yang dilaksanakan oleh Antam dan/atau perusahaan terkendali, serta anak perusahaan yang bukan perusahaan terkendali, sehubungan dengan pendirian JVCOs dalam rangka pelaksanaan proyek EV battery adalah sebagai berikut:
1. Transaksi divestasi SDA-HKCBL, yaitu penjualan sebagian hak atas saham milik Antam di SDA kepada HKCBL (HongKong CBL Limited), yang didahului dengan transaksi divestasi SDA-ANTAM;
2. Transaksi divestasi PT Feni Haltim (FHT), yaitu penjualan sebagian saham milik Antam dan seluruh saham milik PT International Mineral Capital (IMC) di FHT kepada HKCBL;
3. Transaksi investasi HPAL JVCO, yaitu penyetoran modal oleh Antam dan HKCBL dalam rangka pendirian HPAL JVCO; dan
4. Transaksi investasi battery manufacturing JVCOs, yaitu transaksi penambahan penyetoran modal oleh Antam kepada IBC.
Conditions Precendent
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum
Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.Tag Terpopuler
Terpopuler






