Kamis, 14 Mei 2026

Antam (ANTM) Ungkap Transaksi Terbaru, terkait Megaproyek

Penulis : Thresa Sandra Desfika
23 Des 2023 | 13:04 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi titik lokasi proyek ekosistem baterai EV Antam (ANTM). Sumber: Perseroan
Ilustrasi titik lokasi proyek ekosistem baterai EV Antam (ANTM). Sumber: Perseroan

Manajemen Antam (ANTM) mengungkapkan, proyek pertambangan akan dilaksanakan oleh Mining JVCO, yaitu anak perusahaan existing dari perseroan yang dalam hal ini adalah SDA. Pada SDA, akan dilaksanakan penjualan atas sebagian hak atas saham milik Antam di SDA kepada HKCBL (transaksi divestasi SDA-HKCBL) yang didahului dengan transaksi divestasi SDA-ANTAM, yaitu penjualan atas seluruh hak atas saham milik ARI di SDA kepada Antam.

Transaksi divestasi SDA-ANTAM merupakan salah satu conditions precendent (CP) pada CSPA SDA (conditional share purchase agreement antara Antam dan HKCBL yang ditandatangani pada tanggal 16 Januari 2023) dan oleh karenanya wajib dilakukan penyelesaian terlebih dahulu sebelum dilakukannya penyelesaian terhadap transaksi divestasi SDA-HKCBL.

“Dalam transaksi divestasi SDA-ANTAM, objek transaksi adalah 1.350 saham dengan nilai nominal Rp 100 ribu atau setara dengan 0,002% kepemilikan ARI pada SDA yang akan dialihkan oleh ARI kepada perseroan (saham SDA-ARI),” sebut manajemen Antam dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (23/12/2023).

ADVERTISEMENT

Setelah transaksi SDA-ANTAM itu, Antam jadi menguasai 100% saham SDA. “Nilai transaksi divestasi SDA-ANTAM atau nilai dari pembelian saham di SDA yang akan dibayarkan oleh perseroan kepada ARI adalah sebesar Rp 199 juta,” jelas manajemen Antam.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 20 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 49 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia