10 Saham Catat Cuan Gede, Sektor Kesehatan Mendominasi
JAKARTA, investor.id – Sebanyak 10 saham catat cuan gede sepanjang pekan ini. Saham Sebab, mampu mencatat cuan gede dari 25% hingga 52%, selama 18-22 Desember 2023. Bahkan, saham sektor Kesehatan mendominasi saham-saham tersebut.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diolah pada Sabtu (23/12/2023), PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) paling gede cuannya dan memimpin daftar top gainers pekan ini. Sebab, saham MEDS melesat 52%.
Diikuti, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang mampu membukukan cuan sebesar 50,2%, PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) naik 43,6%, PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) melesat 35,6%, dan PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) terkerek 31,7%.
Kemudian, saham PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) 28,5%, PT Indo Farma Tbk (INAF) 28%, PT Carsurin Tbk (CRSN) 27,7%, PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) 25,4%, dan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) 25%.
Pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepi pada pekan ini.Tapi, nilai kapitalisasi pasar (market cap) terus memecahkan rekor. Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 18-22 Desember 2023, kapitalisasi pasar Bursa meningkat 0,97% menjadi Rp 11.650 triliun dari Rp 11.540 triliun pada pekan lalu.
Level tertinggi kapitalisasi pasar saham sebelumnya berada di angka Rp 11.540 triliun yang tercatat pada 22 Desember 2023. Sedangkan pada akhir 2022, kapitalisasi pasar hanya mencapai Rp 9.499 triliun.
Sementara itu, IHSG akhir pekan ini terkerek 0,65% menjadi 7.237,5 dari level 7.190,9 pada pekan sebelumnya. Dengan angka itu, IHSG kembali memecahkan rekor tertinggi 2023. Sebelumnya, rekor tertinggi IHSG 2023 terjadi pada Rabu (20/12/2023) di level 7.219.
Selama pekan ini, rata-rata nilai transaksi harian turun 15,7% menjadi Rp 12,6 triliun dari Rp 14,9 triliun pada pekan lalu. Tidak hanya itu, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa turun sebesar 13,6% menjadi 1.094.283 kali dari 1.266.561 kali pada pekan lalu. Penurunan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa juga turun 15,9% menjadi 25,19 miliar saham dari 29,96 miliar saham pada pekan lalu.
Pada perdagangan Jumat (22/12/2023), investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 68,8 miliar. Dengan demikian, net sell investor asing sepanjang tahun berjalan ini menjadi Rp 9,06 triliun.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler






