Kamis, 14 Mei 2026

Arah Pasar Saham di Tahun Pemilu dan Skenarionya

Penulis : Jauhari Mahardhika
24 Des 2023 | 13:58 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

Memasuki tahun 2024, optimisme pasar akan kembali naik. Kekhawatiran terhadap inflasi dan resesi mulai mereda, dengan proyeksi pertumbuhan yang diharapkan akan kembali normal seiring dengan tren sebelum pandemi.

“China tetap menjadi perhatian khusus dengan banyaknya konsensus yang pesimis terkait risiko sektor properti, tantangan demografis, dan restrukturisasi rantai pasokan global. Meski demikian, hubungan AS-China mungkin telah mencapai titik terendah dan risiko tinggi geopolitik tercermin dalam konflik Israel-Gaza yang berpotensi meluas,” ungkap Erwan.

Adapun pertumbuhan PDB Indonesia diperkirakan kembali ke kondisi normal sekitar 5%, dengan risiko inflasi yang berpotensi meningkat karena fenomena El-Nino. Namun, tim BNI Sekuritas memperkirakan Bank Indonesia akan memotong suku bunga sebesar 50 bps pada akhir 2024 sebagai langkah untuk mendukung pertumbuhan.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, proyeksi pertumbuhan agregat laba bersih diperkirakan sebesar 8%/11% pada 2024, yang bakal didorong oleh sektor konsumen dan keuangan, dengan risiko penurunan masih berasal dari perusahaan komoditas.

BNI Sekuritas memprediksi IHSG dalam dua skenario. Potensi kenaikan IHSG dapat mencapai level 8.400, sedangkan penurunan bisa ke level 6.600. Hal itu terutama bergantung pada dua hasil keputusan Federal Reserve (the Fed) terkait suku bunga. Pertama, terjadi penurunan suku bunga yang berhasil mencegah resesi di Amerika Serikat. Kedua, tidak ada penurunan suku bunga.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 18 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 28 menit yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 29 menit yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 40 menit yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum

Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia