Kamis, 14 Mei 2026

Diborong Lo Kheng Hong, Saham Bank Ini Melejit

Penulis : Thresa Sandra Desfika
12 Feb 2024 | 10:53 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bank CIMB NIaga (BNGA). Ist
Ilustrasi Bank CIMB NIaga (BNGA). Ist

Sementara itu, CIMB Niaga (BNGA) menyatakan bahwa jumlah saham ditempatkan dan disetor BNGA setelah private placement menjadi 25.142.205.843 saham.

Manajemen BNGA juga menjelaskan bahwa seluruh dana yang diperoleh dari PMTHMETD akan digunakan untuk pembiayaan ekspansi kegiatan usaha dalam bentuk penyaluran kredit di seluruh segmen bisnis perseroan.

Sedangkan, dampak pelaksanaan private placement adalah persentase kepemilikan saham masing-masing pemegang saham perseroan akan mengalami penurunan (dilusi) kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang diterbitkan yaitu sebanyak-banyaknya 0,04% setelah private placement.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, manajemen CIMB Niaga (BNGA) menjelaskan bahwa private placement itu sebagai upaya pemenuhan persyaratan bagi perusahaan tercatat untuk tetap tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sebagaimana diatur dalam Peraturan BEI No.I-A, yaitu di antaranya memiliki jumlah saham free float paling sedikit 50 juta saham dan paling sedikit 7,5% dari jumlah saham tercatat paling lambat dua tahun sejak diterbitkannya perubahan terakhir atas Peraturan BEI No.I-A pada 21 Desember 2021 (kepatuhan free float).

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 39 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 50 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia