Kas Bukalapak (BUKA) Berlimpah dan Valuasi Murah, Target Harga Sahamnya Baru
Di sisi lain, BUKA tengah melakukan efisiensi biaya menuju EBITDA positif. Pada 2023, perseroan mengurangi biaya SG&A (penjualan, umum & administrasi) sebesar 48% (yoy) menjadi Rp 1,9 triliun. Jumlah pegawai berkurang 15% menjadi 1.538 orang. Kemudian, pada kuartal I-2024, jumlah pegawai kembali berkurang menjadi 1.466 orang. BUKA akan mempertahankan jumlah pegawainya sebanyak itu.
Dengan demikian, biaya operasional (opex) BUKA bisa turun 18% (yoy) menjadi Rp 1,5 triliun tahun ini, yang cukup rendah untuk membuat EBITDA perseroan mencapai Rp 113 miliar atau 57% lebih rendah dari target manajemen BUKA sebesar Rp 200 miliar.
Sementara itu, valuasi BUKA tergolong murah, posisi kas bersih (net cash) berlimpah, dan tren laba membaik. Dengan berbagai faktor tersebut, RHB mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BUKA, dengan target harga baru Rp 180 dari sebelumnya Rp 330.
Target harga baru saham BUKA berdasarkan asumsi EV/sales 2024 sebesar 2,9 kali dan EV/EBITDA mencapai 13,6 kali. Target harga tersebut juga telah mempertimbangkan posisi kas bersih yang berlimpah sebesar Rp 15,3 triliun dan 4% diskon ESG.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






