Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Bisa ke Level Ini, tapi Ada Intervensi BI

Penulis : Indah Handayani
7 Apr 2025 | 21:00 WIB
BAGIKAN
foto ilustrasi Rupiah
 (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
foto ilustrasi Rupiah (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Analis mata uang Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah melemah berada di atas US$ 17 ribu pada Selasa (8/4/2025) atau saat perdagangan spot kembali berjalan setelah libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2025.

Hal itu sejalan dengan pergerakan rupiah yang sempat menyentuh level Rp 17.200an per dolar AS di non-deliverable forward (NDF). Meski demikian, Ibrahim memprediksi Bank Indonesia (BI) akan melakukan triple intervensi untuk mencegah semakin dalamnya pelemahan rupiah.

Ibrahim menjelaskan, pergerakan rupiah di NDF sangat mempengaruhi pergerakan di pasar spot. Hal ini terjadi seperti yang terjadi 2024, kala itu rupiah menyentuh Rp 16 ribu di saat libur panjang sehingga pemerintah dan Bank Indonesia (BI) tidak bisa interferensi dengan cepat.

ADVERTISEMENT

“Dengan demikian, rupiah besok kemungkinan bergerak di Rp 16.970-17.050,” ungkap Ibrahim kepada Investor Daily, Senin (7/2025).

Menurut Ibrahim, pelemahan ini terjadi karena tekanan dari banyaknya sentimen negatif eksternal. Pertama, data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang dirilis pada Jumat pekan lalu ternyata diluar ekspektasi, karena lebih kuat. Kedua, adanya testimoni bank sentral AS yang akan mempertahankan suku bunga tinggi sampai benar-benar perang dagang usai.

Ditambah lagi, tambah Ibrahim, inflasi masih cukup tinggi yang membuat dolar AS menguat signifikan. Ketiga, lanjut Ibrahim, tarif impor yang diterapkan AS ke hampir semua negara di dunia, tak terkecuali Indonesia yang mencapai 32% juga menjadi penyebab pelemahan rupiah.

Pasar Ekspor Terbesar

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 53 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia