Kamis, 14 Mei 2026

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 10 Mei 2025

Penulis : Indah Handayani
10 Mei 2025 | 13:20 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga emas Perhiasan
Sumber; Antara
Ilustrasi harga emas Perhiasan Sumber; Antara

JAKARTA, investor.id - Harga emas perhiasan mengalami perubahan berdasarkan perkembangan pasar global dan nilai tukar rupiah. Per Sabtu (10/5/2025), harga emas perhiasan hari ini mayoritas stabil, tapi Raja Emas malah naik.

Kenaikan atau penurunan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dari industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.

Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.

ADVERTISEMENT

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan berdasarkan data Laku Emas, Raja Emas Indonesia, dan Hartadinata Abadi dalam berbagai kadar karat pada Sabtu (10/5/2025):

Laku Emas (CMK Group)

- Harga emas perhiasan 24 Karat per gram : Rp 1.531.000 (Stabil)

- Harga emas perhiasan 22 Karat per gram : Rp 1.302.000 (Stabil)

- Harga emas perhiasan 20 Karat per gram : Rp 1.186.000 (Stabil)

- Harga emas perhiasan 17 Karat per gram : Rp 1.003.000 (Stabil)

- Harga emas perhiasan 16 Karat per gram : Rp 943.000 (Stabil)

Baca juga:

Raja Emas Indonesia

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 30 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 41 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia