Jumat, 15 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Senin 2 Juni 2025: Tak Berdaya

Penulis : Indah Handayani
2 Jun 2025 | 09:32 WIB
BAGIKAN
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri)
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc/pri)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka tak berdaya pada Senin pagi (2/6/2025). Di saat indeks dolar AS juga melemah karena pasar mempertimbangkan prospek kebijakan tarif Presiden Donald Trump dan potensi dampaknya yang dapat menekan pertumbuhan serta memicu inflasi.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini turun 5 poin (0,03%) ke level Rp 16.331,5 per dolar AS. Sedangkan pada perdagangan Rabu (28/5/2025), mata uang rupiah ditutup melemah sebesar 9,5 poin (0,06%) ke level Rp 16.296 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar terpantau turun 0,12 poin menjadi 99,2. Sedangkan imbal hasil obligasi AS 10 tahun terlihat naik 21 poin di level 4,42%.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari Reuters, dolar AS malah melemah tipis terhadap sejumlah mata uang di Asia pada Senin, menghapus sebagian dari kenaikannya pekan lalu, seiring pasar mempertimbangkan prospek kebijakan tarif Presiden Donald Trump dan potensi dampaknya yang dapat menekan pertumbuhan serta memicu inflasi.

Mata uang dolar memulai pekan ini dalam posisi tertekan setelah Trump mengatakan pada Jumat malam bahwa ia berencana menggandakan tarif atas impor baja dan aluminium menjadi 50% mulai Rabu.

Selama beberapa minggu terakhir, dolar AS mengalami fluktuasi tajam akibat perang dagang Trump yang kerap berubah-ubah, melemah saat ketegangan meningkat dan memicu kekhawatiran akan potensi resesi di AS.

Dolar sempat merosot 3% dalam sepekan terhadap mata uang utama setelah kebijakan tarif ‘Hari Pembebasan’ pada 2 April, dan turun 1,9% dua pekan lalu saat Trump mengancam akan mengenakan tarif 50% terhadap Eropa.

Pekan lalu, dolar sedikit mendapat angin segar, naik 0,3% setelah pembicaraan dengan Uni Eropa kembali berjalan dan pengadilan perdagangan AS memblokir sebagian besar tarif Trump karena dianggap melampaui kewenangannya.

Tarif Trump

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 9 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 60 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia