Wall Street Tersandung Inflasi AS dan Kesepakatan Dagang dengan China
Dalam kesepakatan tersebut, China akan mengizinkan ekspor logam langka, sementara AS akan mencabut sebagian pembatasan ekspor teknologi tinggi ke China. Meski begitu, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menegaskan, tarif AS terhadap produk China tidak akan berubah dalam waktu dekat.
Presiden Trump dalam unggahannya di Truth Social menyatakan bahwa kesepakatan dagang sudah selesai, tinggal menunggu persetujuan akhir dari Presiden Xi dan dirinya. Ia menyebutkan bahwa China akan segera memasok magnet dan logam langka, sementara AS akan kembali membuka akses bagi mahasiswa China ke universitas-universitas AS.
“KITA MENDAPATKAN TARIF TOTAL 55%, CHINA MENDAPATKAN 10%,” tulis Trump dengan huruf kapital.
Di sisi lain, harga minyak mentah AS melonjak lebih dari 4% pada Rabu sore, dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Reuters melaporkan bahwa AS sedang mempersiapkan evakuasi sebagian staf kedutaannya di Irak karena meningkatnya risiko keamanan.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






