Siapa Sangka, Saham Rp 40.000-an Masih Bisa Terbang 723%
DCI Indonesia pertama kali mencatatkan saham di BEI pada 6 Januari 2021. Perseroan menggelar initial public offering (IPO) di harga Rp 420 per saham. Dan kini, sekitar 4,5 tahun kemudian, harga saham DCII sudah meroket 82.453% dari harga IPO. Seandainya ada investor IPO yang sabar memegang saham ini sampai sekarang, cuannya sedahsyat itu.
Adapun sebelum IPO, pemegang saham DCII, yakni DCI International Holding Pte Ltd mencapai 99,996% saham. Di mana, pemegang saham mayoritas DCI International Holding adalah Otto Toto Sugiri.
Tapi setelah IPO, komposisi pemegang saham DCII berubah. Otto Toto Sugiri kini menggenggam langsung 29,9% saham DCII, lalu Marina Budiman 22,51%, Han Arming Hanafia 14,11% saham DCII, dan Anthoni Salim 11,12% saham. Sedangkan masyarakat memiliki 22,36% saham DCII. Per 30 Juni 2025, jumlah pemegang saham DCII hanya 773 pihak.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler





