Kamis, 14 Mei 2026

Siapa Sangka, Saham Rp 40.000-an Masih Bisa Terbang 723%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Jul 2025 | 16:05 WIB
BAGIKAN
DCI Indonesia (DCII). Ist
DCI Indonesia (DCII). Ist

JAKARTA, investor.id - Saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) bikin kejutan dengan lonjakan harganya. Hingga akhirnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) pun menjatuhkan suspensi atas saham ini sejak 24 Juli 2025 sampai dengan pengumuman lebih lanjut.

Saham emiten portofolio Anthoni Salim (DCII) harganya melonjak ke Rp 346.725 pada perdagangan 23 Juli, sehari sebelum kena gembok. Padahal di 22 Juli, saham ini juga sempat dijatuhkan suspensi satu hari lantaran peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Jika dihitung dari awal tahun (ytd), harga saham emiten yang didirikan Otto Toto Sugiri ini sudah meroket 723,57% dari Rp 42.100. Siapa sangka, saham Rp 40.000-an masih bisa melambung tinggi lagi hingga ratusan persen?

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data BEI, saham DCI merupakan top leader IHSG untuk periode tahun berjalan. Dengan memberikan kontribusi +355,02 poin. Nilai kapitalisasi pasar atau market cap DCII tembus Rp 827 triliun, di posisi ketiga daftar emiten dengan market cap terbesar di BEI.

IPO

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 2 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 31 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia