Jumat, 15 Mei 2026

BBCA juga Punya Target Harga Baru

Penulis : Jauhari Mahardhika
7 Aug 2025 | 13:25 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi BCA (BBCA). (Foto: Istimewa)
Ilustrasi BCA (BBCA). (Foto: Istimewa)

Samuel Sekuritas menyukai BBCA karena kualitas asetnya yang sangat baik, CASA yang kuat, dan ROE tertinggi di sektor perbankan sebesar 25,2% dibandingkan 2024 yang sebesar 24,8%.

Posisi BBCA sebagai pemimpin digital banking – terlihat dari peningkatan volume transaksi mobile dan internet banking sebesar 78% dalam tiga tahun terakhir, serta peluncuran fitur-fitur baru seperti dompet multi-mata uang dan pembayaran NFC – juga terus mendukung pertumbuhan CASA yang berkelanjutan.

Itu didukung oleh pengelolaan beban operasional yang disiplin, dengan target cost to income ratio (CIR) berkisar 33-34% pada 2025.

ADVERTISEMENT

Namun, Samuel Sekuritas memangkas target harga saham BBCA menjadi Rp 10.000 dari sebelumnya Rp 11.500. Target harga baru tersebut mencerminkan PBV 2025 sebesar 4,2 kali.

Revisi itu mengikuti penyesuaian valuasi karena bank-bank lain mengalami penurunan valuasi dengan rata-rata PBV sektor perbankan sebesar 2,5 kali.

Adapun rekomendasi untuk saham BBCA tetap beli. Risiko utamanya jika terjadi kenaikan NPL dan tekanan NIM yang berkepanjangan.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia