3 Saham Kesukaan Asing
Sementara itu, berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas, TLKM dan BBCA masuk dalam daftar 5 saham pilihan untuk semester II-2025. Selain TLKM dan BBCA, saham ISAT, CTRA, dan BRMS juga masuk.
Saham-saham pilihan tersebut adalah perusahaan dengan perbaikan laba dan memiliki katalis pada paruh kedua tahun ini. Rekomendasinya buy.
Baca Juga:
Daftar Saham dengan Kerugian TerbesarTarget harga saham TLKM sebesar Rp 3.500, ISAT Rp 2.600, BBCA Rp 11.900, CTRA Rp 1.600, dan BRMS Rp 480.
Di lain pihak, MNC Sekuritas dalam risetnya merekomendasikan hold saham BBRI dari sebelumnya buy. Target harga saham BBRI direvisi menjadi Rp 4.050.
Target harga baru tersebut menyiratkan proyeksi PBV 2025 dan 2026 masing-masing sebesar 1,8 kali dan 1,7 kali.
Adapun estimasi laba per saham (earnings per share/EPS) dipangkas 4,8% karena pelemahan margin dan proyeksi CoC yang lebih tinggi. Risiko utamanya jika ada tekanan makro eksternal, ekspansi kredit yang lebih lemah dari perkiraan, dan penurunan kualitas aset.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Tag Terpopuler
Terpopuler






