Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 28 Agustus 2025: Menguat
Dari sisi kebijakan moneter AS, Williams menegaskan dalam wawancara dengan CNBC bahwa setiap pertemuan The Fed bersifat ‘live’ dan keputusan akan sangat bergantung pada perkembangan data ekonomi. Fokus utama pasar kini tertuju pada indeks harga PCE (ukuran inflasi favorit The Fed) yang akan dirilis Jumat, serta laporan ketenagakerjaan AS pekan depan.
Berdasarkan data CME FedWatch, pelaku pasar memperkirakan peluang sebesar 84% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat 16-17 September mendatang. Secara kumulatif, pasar sudah menghitung adanya 56 basis poin pemangkasan hingga akhir tahun 2025.
Ekspektasi pelonggaran moneter itu menyeret imbal hasil obligasi AS tenor dua tahun, yang sensitif terhadap arah kebijakan The Fed, ke posisi terendah sejak 1 Mei. Kondisi ini makin menambah tekanan pada dolar.
Sementara itu, dolar melemah 0,04% menjadi 7,1491 yuan dalam perdagangan offshore. Mata uang komoditas seperti dolar Australia justru menguat 0,09% ke level US$ 0,6512.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






