Suspensi 4 Saham Dibuka!
JAKARTA, investor.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara atau suspensi empat saham, mulai sesi I perdagangan, Rabu (29/10/2025).
BEI mengungkap empat saham yang dibuka suspensinya pada hari ini adalah saham PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN), PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI), dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI).
Baca Juga:
Suspensi Saham SOHO Dibuka!Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menjelaskan bahwa dengan dibukanya suspensi saham emiten tersebut, maka investor dapat kembali melakukan transaksi mulai perdagangan sesi I, di pasar reguler dan pasar tunai, Rabu (29/10/2025).
Adapun BEI mensuspensi saham tersebut sebelumnya lantaran terjadi peningkatan harga saham kumulatif yang signifikan.
BEI tercatat mensuspensi saham SKRN pada 27 Oktober 2025. Saham HOMI disuspensi 28 Oktober 2025, saham PGLI disuspensi 22 Oktober 2025, dan saham ASPI disuspensi 15 Oktober 2025.
Yulianto mengatakan bahwa tujuan dari kebijakan BEI tersebut adalah dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
“Penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya,” katanya dalam keterbukaan informasi BEI.
Kemudian, dia menjelaskan bahwa bagi pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Tag Terpopuler
Terpopuler






