Kamis, 14 Mei 2026

Saham BUMI Kembali Dihajar Asing

Penulis : Erta Darwati
20 Feb 2026 | 12:26 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: BUMI)
Kegiatan usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: BUMI)

JAKARTA, investor.id - Saham emiten grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terpantau anjlok pada perdagangan, Jumat (20/2/2026).

Menurut data Stockbit, saham BUMI anjlok seiring dengan sahamnya yang banyak dibuang asing pada sesi I perdagangan, Jumat (20/2/2026)

Saham Bumi Resources (BUMI) bergerak melemah 2% ke harga Rp 294 per saham pada perdagangan siang hari ini.

ADVERTISEMENT

Saham Bumi Resources (BUMI) terpantau banyak dibuang asing dengan mencatatkan net sell, pada sesi I perdagangan hari ini.

Data IDX mengungkap, tercatat sudah sebanyak 2,55 miliar saham BUMI ditransaksikan, dengan frekuensi 59,3 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp 760,8 miliar.

Data Stockbit mengungkap, saham BUMI banyak dilepas asing posisi pertama pada jeda siang ini, dengan mencatatkan net sell asing dari segi volume paling banyak.

Saham BUMI membukukan jual bersih asing sebanyak 352.412.100 saham. Saham BUMI sendiri parkir di harga Rp 294.

Adapun ini berbalik dari perdagangan kemarin, Kamis (19/2/2026) di mana saham BUMI banyak dibeli asing hingga Rp 93,21 miliar.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 43 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 54 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia