MAPI Diakuisisi, MAPA Paling Recommended
JAKARTA, investor.id – Pacific Universal Investments Pte Ltd, perusahaan investasi asal Singapura, merampungkan akuisisi 51% saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) atau MAP. Nilai akuisisi mencapai Rp 11,8 triliun.
Pacific Universal Investments memborong saham MAPI dari PT Satya Mulia Gema Gemilang dengan harga rata-rata Rp 1.395 per saham.
Baca Juga:
BIPI Buka-bukaan, Butuh Rp 86 TriliunSetelah akuisisi tersebut, Pacific Universal Investments bersama CVC akan menunjuk Samudra (Investment) Pte Ltd dan Ocean Continuum Pte Ltd untuk menggelar penawaran tender wajib (mandatory tender offer/MTO) saham MAPI pada harga Rp 1.550 per saham.
“Harga tender wajib lebih tinggi sekitar 22% dibandingkan harga rata-rata tertinggi saham MAPI dalam 90 hari terakhir hingga 7 Mei 2026,” tulis Stockbit Sekuritas dalam catatannya, yang dikutip pada Minggu (10/5/2026).
Samudra (Investment) dan Ocean Continuum dimiliki secara tidak langsung sebesar 51% oleh Pacific Universal Investments. Sisanya 49% dimiliki oleh dana kelolaan CVC Capital Partners Plc.
Baca Juga:
Momen Akumulasi Saham BBRIPacific Universal Investments memiliki hubungan afiliasi dengan MAPI, di mana Sean Gustav Standish Hughes dan Zoee Ho Ziwei – yang masing-masing menjabat sebagai direktur dan komisaris MAPI – juga menjabat sebagai direktur Pacific Universal Investments.
Pacific Universal Investments berencana untuk mengembangkan usaha Grup MAP (MAPI) di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
MAPA, MAPI, MIDI, & ACES
BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya mempertahankan rekomendasi overweight untuk sektor ritel – pandangan positif dengan ekspektasi kinerja lebih baik dari pasar.
Valuasi saham emiten ritel Indonesia telah mengalami penurunan ke estimasi PE 2026 sebesar 10,5 kali. Valuasi tersebut sekitar 1,5 standar deviasi di bawah rata-rata tiga tahun. Hal ini menunjukkan bahwa risiko penurunan lebih lanjut relatif terbatas.
Baca Juga:
BBCA Ternyata Paling PremiumBRI Danareksa Sekuritas menetapkan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) dan PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) sebagai pilihan utama di sektor ritel. MAPA adalah anak usaha MAPI.
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan buy saham MIDI dan MAPA. Target harga saham MIDI mencapai Rp 550 dan MAPA sebesar Rp 800.
Sedangkan saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), target harganya Rp 1.400 telah tembus. Itu terjadi karena lonjakan harga saham MAPI sebesar 12,3% ke level Rp 1.455 pada perdagangan Jumat (8/5/2026).
Sementara itu, saham emiten ritel yang lain, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), target harganya dipatok sebesar Rp 550.
Pelemahan nilai tukar rupiah tetap menjadi tantangan utama bagi sektor ritel karena menekan margin keuntungan, terutama di tengah keterbatasan kemampuan perusahaan untuk menaikkan harga produk.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler






