Kamis, 14 Mei 2026

Ray Dalio Serang Bitcoin, Michael Saylor Langsung Balas Keras

Penulis : Indah Handayani
13 Mei 2026 | 07:20 WIB
BAGIKAN
Investor miliarder AS Ray Dalio. (Sumber: YouTube/ NBC)
Investor miliarder AS Ray Dalio. (Sumber: YouTube/ NBC)

Di tengah perdebatan tersebut, harga Bitcoin masih bergerak dalam fase pemulihan.

Bitcoin tercatat berada di level US$ 80.857 setelah sebelumnya sempat anjlok hampir 50% dari puncak US$ 126.000 pada Januari 2025 ke level US$ 61.000 pada Februari.

Sejak menyentuh titik terendah tersebut, Bitcoin perlahan pulih dan kembali menembus area psikologis US$ 80.000.

ADVERTISEMENT

Analis menilai area US$ 80.000 hingga US$ 84.000 menjadi zona krusial bagi pergerakan Bitcoin selanjutnya.

Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas US$ 84.000, peluang kenaikan menuju US$ 90.000 hingga kembali menguji level psikologis US$ 100.000 semakin terbuka.

Namun, jika gagal menembus area tersebut, Bitcoin berisiko kembali turun ke kisaran US$ 72.000 hingga US$ 75.000 yang sebelumnya menjadi area konsolidasi utama selama fase pemulihan.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 21 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 53 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia