Kamis, 14 Mei 2026

Adnan Buyung Nasution Selalu Ambil Peran

Penulis : ah
24 Sep 2015 | 06:18 WIB
BAGIKAN

JAKARTA-Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua KPK Johan Budi menyatakan Adnan Buyung Nasution merupakan sosok yang selalu mengambil peran dalam berbagai upaya penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Menurut saya bang Buyung adalah sosok yang jiwanya selalu terusik jika melihat adanya ketidak adilan dalam penegakan hukun, dan prinsip-prinsip penegakan HAM serta selalu mengambil peran untuk ikut meluruskannya. Itu pandangan pribadi saya," kata Johan melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Rabu.

Pada pukul 10.17 WIB hari ini, advokat senior Adnan Buyung Nasution meninggal dunia pada usia 81 tahun di Rumah Sakit Pondok Indah, karena menderita gagal ginjal.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan ikut bela sungkawa yang mendalam atas wafatnya senior kita Bang Buyung Nasution," tambah Johan.

Kondisi kesehatan Buyung sudah mulai menurun sejak Desember tahun lalu karena menderita gagal ginjal lantaran sering mengkonsumsi obat darah tinggi dan hemodialisis.

Buyung pun dirawat di ruang "intensif coronary care unit" (ICCU) RSPI Jakarta Selatan, alat pencuci darah harus dipasang di tubuhnya secara otomatis tanpa henti.

Buyung merupakan salah satu tokoh pendiri Lembanga Bantuan Hukum dan pernah menduduki sejumlah jabatan penting antara lain anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hukum (2007-2009), Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (1981-1983), Direktur/Ketua Dewan Pengurus LBH (1970-1986), anggota DPRS/MPRS (1966-1968), Ketua Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia (1966) dan Jaksa/Kepala Humas Kejaksaan Agung (1957-1968).(ant/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 29 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 40 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia