8.931 Wisatawan Mancanegara Kunjungi Bukit Lawang
LANGKAT- Sebanyak 8.931 wisatawan mancanegara yang berasal dari 49 negara selama 2010 telah mengunjungi objek wisata Bukit Lawang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Kunjungan wisatawan mancanegara ini dari tahun ke tahun terus meningkat, untuk melihat orang utan yang ada di objek wisata Bahorok, kata Kepala Seksi Pengelolaan Hutan Taman Nasional Wilayah IV, Sudiro kepada Antara di Bahorok, Senin (20/6).
Sesuai data yang ada pada pihaknya, kunjungan wisatawan mancanegara ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Dicontohkan untuk tiga tahun terakhir yakni pada 2008 wisman yang berkunjung mencapai 5.185 orang, naik menjadi 8.544 wisman pada 2009 dan 2010 mencapai 8.931 orang.
Sudiro menjelaskan, dari jumlah itu kunjungan wisman yang terbanyak berasal dari negeri Belanda mencapai 2.806 orang, Inggris 1.203 orang, Jerman 933 orang dan Amerika 407 orang.
Selain itu Australia 388 orang, Spanyol 265 orang, Canada 211 orang, Swiss 190 orang dan wisatawan dari Belgia sebanyak 187 orang, katanya.
Dikatakan, selain mengunjungi pusat pengamatan orang utan, para wisatawan ini juga menginap selama beberapa hari di Bukit Lawang, melakukan penjelajahan di TNGL dan melihat keindahan alam tropis.
Sudiro juga menyampaikan peningkatan kunjungan wisatawan ini karena adanya flora dan fauna TNGL yang masih terjaga dengan baik, ditambah sarana jalan yang sudah cukup lumayan.
Selain orang utan yang menjadi primadona di Bukit Lawang Bahorok, juga satwa lain seperti gajah, badak, harimau sumatera, di mana wisatawan bisa menyaksikan, katanya.(ant/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler

