Aplikasi Ringkasan Buku NexPage Diluncurkan di Indonesia
JAKARTA, investor.id - NexPage, aplikasi seluler (app) ringkasan buku nonfiksi pertama di dunia, telah diluncurkan di Indonesia dengan seluruh konten dalam Bahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia adalah bahasa pertama yang diperkenalkan oleh NexPage, setelah bahasa Inggris, yang menunjukkan signifikansi dan pentingnya pasar Indonesia bagi perusahaan rintisan baru ini. Tujuan akhirnya adalah untuk memiliki beberapa opsi bahasa asli untuk dipilih pengguna sehingga mereka dapat membaca buku dari seluruh dunia dalam bahasa pilihan mereka.
CEO NexPage, Tan Zhi Rong, mengatakan, Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan negara terpadat keempat di dunia, dengan populasi lebih dari 270 juta orang. Indonesia memiliki ekonomi yang beragam dan dinamis yang berada pada posisi yang baik untuk pertumbuhan, dan penduduknya yang besar dan muda ingin mendapatkan pengetahuan untuk memposisikan diri mereka lebih baik di masa depan dengan waktu mereka yang terbatas.
“Rangkuman buku kami sangat cocok untuk menyampaikan wawasan utama dalam hitungan menit, menghemat waktu dan uang bagi pengguna,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Rabu (28/12/2022).
“Kami percaya bahwa dengan meluncurkan konten kami dalam Bahasa Indonesia, kami dapat menjangkau lebih banyak orang Indonesia yang mungkin lebih suka membaca dalam bahasa ibu mereka. Tujuan akhir kami adalah untuk memberikan pengetahuan, mendorong peningkatan diri, dan pada akhirnya, mengubah dan meningkatkan kehidupan masyarakat. Kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah, sekolah, organisasi nirlaba, dan mitra lain yang berpikiran sama dalam agenda bersama ini,” imbuhnya.
Tujuan NexPage adalah untuk menerjemahkan buku-buku nonfiksi asli yang paling laris ke dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya dan meringkasnya menjadi bacaan cepat 15 menit yang mudah dicerna. Bacaan cepat ini akan menyaring wawasan utama dan poin-poin pembelajaran yang dapat diambil oleh pembaca.
NexPage adalah start-up muda yang berbasis di Singapura. Didirikan pada akhir tahun 2021, NexPage pertama kali meluncurkan aplikasi selulernya pada bulan Juni 2022. Pada Desember 2022, NexPage telah mengumpulkan lebih dari 7.000 instalasi aplikasi seluler di seluruh dunia dengan ratusan pengguna aktif harian. Di Singapura, NexPage bermitra dengan berbagai lembaga pemerintah dan lembaga pembelajaran yang lebih tinggi untuk mencapai tujuan bersama dalam pendidikan, termasuk Workforce Singapore, Nanyang Technological University (NTU), Singapore University of Social Sciences (SUSS) dan Singapore Institute of Management (SIM) Global Education.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler

