Kamis, 14 Mei 2026

El Nino Mengancam, BMKG Wanti-wanti Hal Ini

Penulis : Ichsan Ali
9 Aug 2023 | 15:33 WIB
BAGIKAN
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (9/8/2023). (Ichsan Ali)
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (9/8/2023). (Ichsan Ali)

JAKARTA, Investor.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapan peningkatan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama fenomena El Nino melanda Indonesia.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, karhutla berpeluang terjadi seperti tahun 2019. Berbeda dengan dulu, mitigasi karhutla sekarang sudah jauh lebih baik.

"Ada, potensi karhutla ada, seperti tahun 2019 kan banyak spot-spot ya titik titik api. Namun insyaallah, karena kita menyiapkan sudah sejak Desember dan wanti-wanti dengan Ibu Menteri LHK (Siti Nurbaya Bakar) sudah menyiapkan TMC, sudah dimulai Februari," ujar Dwikorita di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (9/8/2023).

ADVERTISEMENT

Meski secara alamiah potensi karhutla sama dengan tahun 2019, dia mengatakan, kesiapan saat ini jauh lebih bagus, sehingga dampaknya diperkirakan tidak akan seperarah karhutla tahun 2019.

Terkait potensi El Nino di Indonesia, Dwikorita menjelaskan, prediksi kian moderat dan efeknya akan terlihat dari kekeringan bakal melanda sebagian besar wilayah Indonesia.

"Kami prediksi puncak musim kemarau yang kekeringan ini akan terjadi di minggu terakhir Agustus. Bahkan, pertengahan Agustus, beberapa wilayah sudah mengalami puncak, tapi tidak serentak di semula wilaya. Dampaknya akan berangsung-angsur disusul wilayah-wilayah lainnya," paparnya.

Dwikorita menambahkan, kekeringan akan terjadi mulai dari wilayah Indonesia bagian Selatan, kemudian diikuti Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua. 

"Memang kalau kita lihat di lapangan sungai-sungai sudah kelihatan mulai mengering ya, bantarannya yang biasanya tertutup air, sudah bisa untuk apa ya, mungkin sepak bola kali ya atau bermain voli atau apa ini sudah mulai mengering," katanya.

Namun, Dwikorita menekankan, intensitas fenomena El Nino di Indonesia masih relatif rendah, terlebih wilayah Indonesia sebagian besar meliputi laut.  "Karena ini fenomoena global, jadi terjadinya tidak hanya di Indonesia, tapi juga di negara-negara lain yang terdampak misal India, Thailand, Vietnam itu juga terdampak. Kami kan juga membandingkan dampak ini dengan negara-negara lain. Kita ini kan levelnya paling rendah sehingga di negara lain itu akan lebih parah lagi," jelasnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 29 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 40 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia