Kamis, 14 Mei 2026

Hujan Kerikil Gunung Kelud Sampai Puluhan Kilometer

Penulis : Anis Rifatul Ummah
14 Feb 2014 | 02:09 WIB
BAGIKAN

KEDIRI-Hujan kerikil erupsi Gunung Kelud sudah menyebar sampai jarak puluhan kilometer menjangkau daerah Sanan Kulon di barat Kota Blitar hingga wilayah baratnya, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Wartawan Antara dari Blitar, Jumat dinihari, melaporkan, hujan abu disusul kerikil panas beterbangan melanda wilayah sekitar gunung dengan ketinggian 1.776 meter di atas permukaan laut (DPL) itu saat memasuki Jumat dini hari atau hanya beberapa jam sejak terjadi letusan, Kamis (13/2) pukul 22.59 WIB.

Teguh Waluyo, warga Ngaringan, Kecamatan Gandusari, menyampaikan informasi bahwa di daerah keluarganya di timur laut Gandusari, tidak saja dilanda hujan abu, tetapi sudah diterpa kerikil panas beterbangan. Warga tunggang langgang menuju lokasi pengungsian, termasuk di daerah Ngaringan.

Informasi yang diperoleh dari Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar Drs. IZUL MAROM, M.Ed, membenarkan bahwa hujan abu disusul tebaran kerikil di antaranya sudah melanda daerah Soso, juga di sisi timur laut Kecamatan Gandusari, wilayah timur Gunung Kelud.

Iskap, seorang guru warga Sanan Kulon, barat Kota Blitar, juga melaporkan daerahnya yang tidak termasuk "garis merah" tanda wilayah berbahaya dan harus diungsikan, juga tidak saja dilanda hujan abu, tetapi sudah diterjang tebaran kerikil yang beterbangan.

Wilayah di baratnya, di antaranya Dermo Sari, Gadungan, Ngantru, Kabupaten Tulungagung, yang jaraknya puluhan kilometer dari puncak letusan, juga sudah dilanda hujan kerikil.(*/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 29 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia