Presiden Tak Mau Campuri Kehadiran Boediono di Pengadilan Century
JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak ingin mengomentari kehadiran dan proses kesaksian Wakil Presiden (wapres) Boediono di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) untuk kasus dana talangan bank Century hari ini. Kehadiran Boediono di Pengadilan Tipikor sebagai bukti bahwa di Indonesia semua orang sama di mata hukum.
Demikian dikemukakan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga di kompleks Kepresidenan, Jumat siang (9/5).
“Hari ini Presiden pendiriannya tidak berubah bahwa supremasi hukum itu berlaku untuk semua orang, semua lembaga, setiap orang berdiri sama di depan hukum, dan kita juga tahu pada akhirnya lembaga peradilan adalah lembaga terakhir dimana kebenaran dan keadilan itu diwujudkan dan diperjuangkan,” kata Daniel.
SBY, kata dia, juga menghargai sikap Boediono yang koperatif dengan lembaga hukum. “Itu juga sebuah demokrasi pada sejarah bahwa lembaga peradilan memang lembaga yang harus dijunjung tinggi wibawanya, dan saya kira pak Boediono memberikan yang terbaik demi dan untuk atas nama lembaga peradilan,” lanjutnya.
Hari ini Boedioni memberikan kesaksian di pengadilan Tipikor setelah sebelumnya mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga sudah memberikan kesaksian di pengadilan Tipikor itu. (b1/gor)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler

